Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, October 23, 2016

[Book Review] Little Basket 2016 : New Malaysian Writing - Various Writers

Editors : Catalia Rembuyan, Lee Ee Leen, Ted Mahsu, Tshiung Han Sew
Publisher : Fixi Novo
Format : Paperback, 183 pages
Publishing date : March 2016
Language : English w/ some Malaysian term
Genre : Literary journal, Fiction
Source : Free excerpt from Inter. Indonesia Bookfair 2016 
Read on Oct, 18th 2016
My rating : 3.5 of 5

Buy a hard copy at Amazon (INT) or Malaysia Bookstore

Little Basket 2016 is the first of a planned annual literary journal of new Malaysian writing. Unlike similar journals in other countries, it is produced with zero government or corporate funding. Each issue will have a print run of 3,000 and won’t be reprinted. Aside from sales at selected bookshops in Malaysia, it will also be distributed at international bookfairs such as London and Frankfurt.
This volume features work by:Foo Sek Han, Eileen Lian, Marc de Faoite, William Tham Wai Liang, Murugasu SHANmughalingam, Choong Jay Vee, Tunku Halim, Edwin Kho, Julya Oui, Kris Williamson, Chua Kok Yee, Zedeck Siew & Sharon Chin, Angeline Woon, Ling Low, Lean Ka-Min, Tilon Sagulu, Terence Toh, Zhou Sivan, Cassandra Khaw, Jin Hien Lau, Timothy Nakayama.
"Over there we found ourselves imagining Malaysia, a homeland full of nostalgia." from Diaspora - William Tham Wai Liang, pg.41.
Look that beautiful cover!!its blue, its shinny, and its feel like Summer! So, I got this book in Inter. Indonesia Book Fair which held in JCC, Jakarta last month. Malaysia was chosen as Guest of Honor this year, so they have a big booth at the center of fair. I walking down on the booth, talking in malay with one of the staff says that Im looking for a good malaysian book, and maybe she have a recommendation, voila! she give me this book for free. Yay!!
There  is twenty two story inside, written by malaysian author. Theres short stories, essay, poetry, and comic strips. the themes are very diverse, theres horror, fantasy, sci-fi, and contemporary. Nah, I

Thursday, December 17, 2015

[Poetry Book Review] Hujan Bulan Juni : Sepilihan Sajak by Sapardi Djoko Damono

Writer : Sapardi Djoko Damono
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Format : Hardcover, 128 pages
Publishing date : 27th, June 2013
Language : Bahasa Indonesia
Genre : Poetry
Source : Bought at Gramedia Book store
Read on December, 2nd 2015
My rating : 4 of 5

AKU INGIN

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sapardi Djoko Damono, 1989
Seperti judulnya, buku ini adalah kumpulan sajak yang dibuat oleh Sapardi dalam rentang waktu 1959 - 1994. Terdiri dari 102 puisi pilihan, termasuk puisi yang telah lama populer seperti Aku Ingin, Hujan Bulan Juni, dan Pada Suatu Malam.

Saya pribadi menikmati dengan penuh khidmat membaca buku ini, tidak seperti membaca novel, membaca buku puisi tak perlu tergesa-gesa. tak perlu membacanya dalam sekali duduk. Saya sendiri membacanya ketika moodnya lagi pas atau ketika santai. Kata-kata yang terkandung sederhana, dan mengena. Melalui kesederhanaannya inilah yang membuat puisi-puisi Sapardi abadi, lihat saja puisi Aku Ingin atau Hujan Bulan Juni yang tak lekang dimakan zaman.

Tuesday, December 8, 2015

[Event] Satu jam berguru kepada Sang Pujangga Legendaris Indonesia - Sapardi Djoko Damono


credit here, editted by me
Siapa yang tak kenal puisi di atas, walaupun mungkin beberapa orang tak pernah tahu siapa penulisnya tapi pastilah pernah- setidaknya sekali seumur hidup membaca sajak di atas di kertas-kertas undangan pernikahan, di bawah tulisan-tulisan doa pernikahan.

Melalui acara IRF 2015 yang diselenggarakan dua hari (5 & 6 Desember) kemarin, saya berkesempatan mengikuti Workshop Menulis Puisi bersama Pujangga Legendaris Indonesia yang telah menelurkan ratusan sajak kenamaan yaitu Bapak Sapardi Djoko Darmono.